Kode BPJS Abortus Imminens 2020 : Penyebab & Gejala

Kode BPJS Abortus Imminens – Abortus imminens merupakan sebuah ancaman keguguran atau hal tidak di inginkan oleh ibu hamil. Dimana kondisi janin masih dalam kondisi sehat namun memiliki risiko mengalami abortus yang sesungguhnya jika tidak segera ditangani dengan baik.

Untuk abortus sendiri adalah pengeluaran hasil konsepsi maupun keguguran sebelum janin dapat hidup diluar kandungan. Dimana abortus imminens batasannya sendiri di usia kehamilan kurang dari 20 minggu maupun janin masih memiliki berat kurang dari 500 gram.

Namun pada pembahasan kali ini kodebpjs.com akan menyampaikan sebuah kode BPJS atau kode ICD 10 pada penyakit atau masalah ini. Seperti sudah di ketahui sendiri jika sebuah penyakit atau masalah kesehatan memiliki sebuah kode BPJS yang berbeda-beda antar penyakit.

Tidak terkecuali pada abortus imminens ini tentunya memiliki sebuah kode BPJS berbeda dengan penyakit atau masalah kesehatan lainnya. Mungkin untuk dokter atau orang yang berada dan paham dengan dunia kesehatan akan dengan mudah untuk mengenali kode BPJS penyakit abortus imminens ini.

Kode BPJS Abortus Imminens Terbaru

Kode BPJS Abortus Imminens Terbaru

Namun bagi para orang awam pastinya banyak yang bertanya-tanya mengenai kode BPJS penyakit atau masalah tersebut. Nah berikut akan kodebpjs.com sampaikan dibawah ini mengenai kode ICD 10 abortus imminens beserta mengetahui penyebab dan gejalanya.

Kode BPJS Abortus Imminens

Kode BPJS Abortus Imminens

Seperti sudah di sampaikan di awal jika kode BPJS/kode ICD 10 ini sangat mudah untuk di ketahui oleh para dokter atau orang yang paham dengan dunia kesehatan. Namun bagi orang awam akan merasakan bingung mengenai kode tersebut.

Untuk masalah kesehatan atau penyakit abortus imminens ini sendiri di kode BPJS/ICD 10 memiliki kode O20.0. Nah setelah mengetahui mengenai kode tersebut semoga bisa bermanfaat dan berguna bagi semua yang membutuhkannya.

Yang jelas kode penyakit abortus imminens sama seperti kebanyakan kode lain, dimana memiliki perpaduan antara huruf dan angka. Dengan huruf dan angka tersebutlah penyakit memiliki kode yang berbeda satu sama lainnya.

Gejala & Penyebab Abortus Imminens

Gejala Penyebab Abortus Imminens

Setelah mengetahui mengenai kodenya, maka anda juga perlu mengetahui mengenai gejala dan penyebab dari abortus imminens. Untuk gejalanya sendiri yaitu terjadi sebuah pendarahan, nantinya pendarahan rentan terjadi di usia kehamilan kurang dari 20 minggu.

Pendarahan tersebut nantinya tidak disertai gejala keguguran seperti pada umumnya. Dimana tidak disertai dengan keluhan lain seperti muncul rasa kram pada perut kanan bawah, sehingga anda juga perlu paham betul mengenai gejala tersebut.

Sedangkan untuk penyebabnya sendiri, ada beberapa hal yang menjadikan abortus imminens terjadi pada ibu hamil yang memiliki usia kandungan terbilang muda. Berikut beberapa penyebabnya:

  • Faktor genetik
  • Kelainan kongenital, dimana wanita hamil dimana memiliki kelainan bawaan seperti kelainan posisi bentuk uterus lebih memiliki risiko untuk terjadi abortus lebih besar.
  • Gangguan autoimun, dimana ibu hamil memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih rendah dibandingkan orang normal.
  • Infeksi yang diakibatkan oleh beberapa mikroba dimana berperan menyebabkan terjadinya infeksi selama kehamilan, seperti bakteri, virus, dan parasit.
  • Lingkungan juga berpengaruh pada abortus imminens, hal tersebut diakibatkan oleh paparan obat, bahan kimia atau radiasi.
  • Trauma juga bisa penyebab abortus imminens, hal tersebut di karenakan seperti benturan atau aktivitas fisik yang terlalu berat.

Cara Mencegah Abortus Imminens

Cara Mencegah Abortus Imminens

Nah untuk tidak terjadi hal tidak di inginkan tersebut maka anda para ibu hamil harus mencegahnya secara ekstra. Sehingga calon buah hati akan selamat dan sehat selalu sampai keluar dari kandungan (melahirkan) nantinya. Nah berikut beberapa cara mencegah terjadinya abortus imminens:

  • Periksa secara rutin mengenai kehamilan pada dokter spesialis kandungan.
  • Memperhatikan dan menjaga jarak kehamilan.
  • Waspada dalam mengkonsumsi obat-obatan, sebaiknya jika ingin mengkonsumsi obat lebih baik dengan meminta anjuran dari dokter.
  • Selalu menjaga istirahat secara cukup dan hindari aktivitas berat.
  • Selain itu hindari juga stres atau banyak pikiran.

Cara Pengobatan Abortus Imminens

Cara Pengobatan Abortus Imminens

Jika sudah terjadi abortus imminens pada ibu hamil, maka harus segera di lakukan pengobatan. Nantinya pengobatan juga melihat dari penyebab masing masing abortus imminens tersebut, berikut beberapa cara pengobatan abortus imminens:

  • Diberikan juga hormon progesteron untuk mencegah terjadinya abortus.
  • Para ibu hamil dimana mengalami sebuah abortus imminens harus memastikan jika pendarahannya benar-benar berhenti. Anda bisa melakukan pengobatan dengan meminimalisir pergerakan atau aktivitas fisik terlebih dahulu.
  • Selain pengobatan seperti diatas, para ibu hamil juga bisa melakukan penghentian perdarahan dengan pemberian obat-obatan.
  • Melakukan terapi suport untuk lebih kuat dan lebih bersemangat pada para ibu hamil yang mengalami perdarahan harus dilakukan oleh suami dan keluarga.

Itulah kode BPJS atau kode ICD 10 pada masalah ibu hamil yaitu abortus imminens yang bisa disampaikan, dimana yang jelas kode tersebut berbeda dengan penyakit atau masalah kesehatan tubuh lainnya seperti kode BPJS tonsilofaringitis dan masalah lainnya. Mungkin itu saja yang bisa kodebpjs.com sampaikan untuk anda semua, semoga bisa bermanfaat dan berguna bagi semuanya.