√ Kode ICD 10 Hyponatremia 2022 : Penyebab, Gejala & Pengobatan

Kode ICD 10 Hyponatremia – Terkait kode ICD yang menjadi sebuah sistem klasifikasi penyakit dan beragam jenis tanda-tanda penyakit lain di mana bisa menyerang tubuh manusia. Tentu bagi para Anda sudah tidak asing, apalagi bagi para tenaga medis.

Itu karena tenaga medis diminta untuk membuat sebuah laporan kesehatan berisi diagnosis suatu penyakit hingga cara penanganan yang tepat. Dalam laporan tersebutlah kode ICD dari penyakit perlu dicantumkan.

Dalam kode ICD inilah setiap penyakit dan gangguan penyakit yang ada pada tubuh manusia akan memiliki kode ICD yang berbeda satu sama lain. Bahkan satu jenis penyakit yang sama namun berbeda letak atau posisi juga akan berbeda kode ICD-nya.

Nah pada pembahasan kali ini kodebpjs.com akan bahas mengenai kode ICD dari salah satu penyakit yang ada. Di mana yang akan dibahas adalah mengenai kode ICD 10 dari penyakit atau gangguan kesehatan bernama hyponatremia.

Citayam

Kode ICD 10 Hyponatremia

Apa Itu Hyponatremia

Sebelum lanjut ke pembahasan kode ICD 10-nya, maka perlu ketahui dahulu pengertian apa itu hyponatremia. Di mana hyponatremia adalah gangguan keseimbangan elektrolit ketika kadar natrium (sodium) dalam darah lebih rendah dari batas normal.

Natrium sendiri memiliki sejumlah fungsi dalam tubuh, diantara lain seperti mengendalikan kadar air dalam tubuh, menjaga tekanan darah, serta mengatur sistem saraf dan kinerja otot. Dengan alami gangguan kesehatan ini tentu saja akan membuat penderita perlu penanganan.

Kode ICD 10 Hyponatremia

Seperti sudah diketahui jika setiap gangguan atau tanda-tanda kesehatan akan memiliki kode ICD yang berbeda. Nah untuk kode ICD 10 dari hyponatremia adalah E87.1, ini jelas berbeda dengan kode ICD atau kode diagnosa BPJS Kesehatan lainnya.

Penyebab Hyponatremia

Penyebab Hyponatremia

Selain mengetahui akan kode ICD di atas, Anda juga perlu mengetahui penyebab seseorang alami gangguan kesehatan hyponatremia. Di mana kadar natrium pada kondisi normal adalah 135 – 145 mEq/liter (miliequivalen per liter).

Saat hyponatremia terjadi, maka kadar natrium kurang dari 135 mEq/liter. Selain penyebab utama tersebut, ada beberapa penyebab hyponatremia lain, seperti misalnya:

  • Alami diare atau muntah parah dan kronis.
  • Alami kondisi kesehatan tertentu (gagal jantung, penyakit ginjal, dan sirosis hati).
  • Penggunaan obat terlarang (amfetamin).
  • Penggunaan obat-obatan tertentu (diuretik, antidepresan, analgesik dimana memengaruhi hormon atau ginjal dalam menjaga kadar natrium).
  • Perubahan hormon, seperti kekurangan hormon adrenal serta hormon tiroid.
  • Syndrome of inappropriate antidiuretic hormone (SIADH).

Gejala Hyponatremia

Lalu untuk gejala hyponatremia dapat berbeda untuk para penderita. Saat kadar natrium dalam tubuh menurun bertahap (dalam 2 hari atau lebih), maka penderita tidak alami gejala apapun. Kondisi ini disebut dengan hyponatremia kronis.

Namun saat kadar natrium turun dengan cepat (hiponatremia akut), maka gejala yang bisa muncul cukup serius. Adapun beberapa gejala yang umum dialami penderita hyponatremia akut di antara lainnya seperti:

  • Alami penurunan kesadaran
  • Gelisah, tempremen atau mudah marah
  • Kejang-kejang
  • Kram atau lemah otot
  • Lemas dan terasa lelah
  • Linglung (Bingung)
  • Mual-mual bahkan sampai muntah
  • Sakit kepala

Pengobatan Hyponatremia

Pengobatan Hyponatremia

Jika dirasa gejala memburuk maka, segera untuk datang ke dokter untuk meminta penanganan. Maka dari itu dokter akan mendiagnosis melalu beberapa cara seperti menanyakan gejala yang telah terjadi.

Dengan begitu baru dokter bisa memberikan penanganan sesuai dengan penyebab apa yang dialami. Adapun beberapa pengobatan yang bisa dilakukan untuk atas hyponatremia antara lainnya seperti:

  • Pemberian cairan elektrolit melalui infus guna meningkatkan kadar natrium di dalam darah secara perlahan.
  • Pemberian obat-obatan dengan tujuan mengatasi gejala sakit kepala, mual, atau kejang-kejang.
  • Bahkan jika terlalu parah bisa dilakukan cuci darah dengan tujuan mengeluarkan kelebihan cairan dari dalam tubuh. Ini biasanya terjadi saat hyponatremia akibat ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik.

Pencegahan Hyponatremia

Setelah mengetahui kode ICD, penyebab, gejala dan pengobatan di atas. Selanjutnya Anda juga perlu mengetahui bagaimana pencegahan yang bisa dilakukan oleh para penderita. Ada beberapa cara bisa dilakukan untuk cegah hyponatremia, yaitu:

  • Mengobati kondisi pemicu hyponatremia.
  • Minum air secukupnya (sekitar 2,2 liter/hari untuk wanita dan 3 liter/hari untuk pria).
  • Minum minuman guna menggantikan elektrolit tubuh yang hilang saat lakukan aktivitas padat.

Untuk kecukupan konsumsi air dapat diketahui dengan memperhatikan warna urine, jika warna urine yang lebih pekat (oranye atau kuning tua) menandakan tubuh masih kekurangan air.

Demikian pembahasan terkait kode ICD 10 atau kode diagnosa BPJS Kesehatan dari gangguan kesehatan bernama hyponatremia dapat kodebpjs.com sajikan. Semoga dengan adanya pembahasan terkait kode ICD hyponatremia di atas bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan.