Kode ICD 10 Cardiac Arrest 2022 : Penyebab, Gejala & Pengobatan

Kode ICD 10 Cardiac Arrest – Siapapun tentunya tidak ingin mengalami gangguan kesehatan yang bisa saja membuat aktivitas seperti biasanya terganggu. Dengan begitu penting untuk selalu menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat.

Namun demikian, namanya juga manusia tidak ada yang bisa menebak kapan akan terserang penyakit dan gangguan kesehatan lainnya. Nah berbicara mengenai gangguan kesehatan, bisa dibilang sangat banyak dan beragam baik dari ujung kepala sampai kaki.

Dalam banyaknya penyakit tersebut di dunia kesehatan terdapat sebuah kode ICD 10 yang merupakan revisi ke-10 dari buku International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems yang merupakan kumpulan kode ICD dari penyakit.

Namun dengan banyaknya penyakit tersebut banyak dari Anda yang tidak mengenali satu persatu kode ICD 10-nya. Tidak perlu khawatir karena kodebpjs.com akan sampaikan salah satu kode diagnosa kesehatan atau kode ICD 10 atau cardiac arrest.

Citayam

Kode ICD 10 Cardiac Arrest

Apa Itu Cardiac Arrest

Sebelum lanjut ke pembahasan mengenai kode ICD 10-nya, lebih baik Anda mengetahui apa itu pengertian cardiac arrest. Di mana sudaden cardiac arrest atau henti jantung mendadak adalah kondisi ketika jantung berhenti berdetak secara tiba-tiba.

Dalam kondisi ini nantinya ditandai dengan hilangnya kesadaran dan napas berhenti. Selain itu cardiac arrest terjadi karena gangguan listrik di jantung, yang mengakibatkan pompa jantung terhenti dan akan akibatkan aliran darah ke tubuh terhenti.

Bagi penderita cardiac arrest, nantinya akan mendadak dapat mengakibatkan kerusakan otak permanen bahkan hingga kematian. Dengan itu, maka kondisi cardiac arrest harus ditangani dan mendapat pertolongan secepatnya.

Kode ICD 10 Cardiac Arrest

Lalu untuk kode ICD 10 dari cardiac arrest nantinya akan berbeda-beda dengan kode ICD 10 lainnya. Yang mana cardiac arrest memiliki kode ICD I46.9 dan akan berbeda dengan kode ICD 10 penyakit jantung lainnya.

Seperti misalnya kode ICD 10 cardiac arrest akan berbeda dengan kode ICD 10 PVC, kode ICD 10 CAD dan penyakit jantung lainnya. jadi dengan mengetahui kode ICD Kode ICD cardiac arrest semoga bisa membantu Anda yang membutuhkan.

Penyebab Cardiac Arrest

Penyebab Cardiac Arrest

Selain mengetahui kode ICD 10-nya, Anda juga perlu mengetahui apa penyebab yang menjadikan seseorang terkena masalah jantung berhenti. Di mana berbeda dengan serangan jantung yang diakibatkan oleh penyumbatan pembuluh darah.

Nantinya henti jantung mendadak juga disebabkan oleh gangguan irama jantung, tepatnya penyakit ventrikel fibrilasi. Ventrikel fibrilasi merupakan sebuah gangguan irama jantung yang membuat ventrikel jantung hanya bergetar, bukan berdenyut memompa darah.

Lantas apa penyebab yang menjadikan seseorang alami cardiac arrest ? Untuk masalah henti jantung mendadak nanti akan lebih berisiko pada orang-orang yang sudah memiliki penyakit jantung sebelumnya, seperti:

  • Alami gangguan katup jantung.
  • Penderita jantung bawaan.
  • Penderita jantung koroner.
  • Penderita otot jantung (kardiomiopati).
  • dan sindrom marfan.

Tidak hanya itu, cardiac arrest juga akan rentan dan lebih berisiko jika seseorang masuk dalam kategori berikut:

  • Jarang dan bahkan tidak pernah berolahraga atau aktif bergerak.
  • Memiliki usia di atas 45 tahun untuk pria dan di atas 55 tahun wanita.
  • Memiliki kebiasaan merokok dalam apalagi pecandu berat.
  • Memiliki riwayat diabetes.
  • Memiliki riwayat gagal ginjal kronis.
  • Memiliki riwayat penyakit jantung dari keluarga.
  • Memiliki tekanan darah tinggi.
  • Mempunyai kadar kolestrol sangat tinggi.
  • Mengalami kondisi sleep apnea.
  • Mengalami obesitas atau berat badan berlebih.
  • Menyalahgunakan NAPZA seperti kokain dan amfetamin.

Gejala Cardiac Arrest

Jika sudah tahu penyebab, pasti dari Anda banyak yang bertanya mengenai apa gejala dari cardiac arrest? Mengenai gejala yang
muncul sendiri yang jelas akan mengalami henti jantung mendadak, hilang kesadaran dan berhenti bernapas. Namun tidak hanya itu ada beberapa gejala muncul seperti:

  • Jantung berdebar kencang.
  • Kepala terasa pusing.
  • Merasa cepat lelah bahkan ketika tidak beraktivitas berat.
  • Mual bahkan sampai muntah.
  • Nyeri di area dada.
  • Terjadi sesak napas.

Pengobatan Cardiac Arrest

Pengobatan Cardiac Arrest

Jika sudah alami beberapa gejala tersebut tentu saja Anda harus segera kunjungi dokter untuk konsultasi. Di mana nantinya dokter akan mulai mendiagnosis terlebih dahulu dengan beberapa cara seperti tes darah, rontgen, ekokardiografi, kateterisasi jantung dan uclear scan.

Setelah berhasil mendiagnosis cardiac arrest, selanjutnya dokter akan menindak lanjuti penganan atas masalah jantung ini dengan beberapa cara. Namun secara umum penanganan dan pengobatan yang akan dilakukan dokter misalnya:

  • Pemberian obat-obatan.
  • Ablasi jantung .
  • Implan alat kejut jantung (ICD).
  • Operasi bypass jantung.
  • Operasi perbaikan jantung.
  • Pemasangan ring jantung.

Pencegahan Cardiac Arrest

Agar terhindar dari apa itu cardiac arrest atau henti jantung mendadak, ada beberapa pencegahan yang bisa dilakukan. Nantinya pencegahan cardiac arrest dilakukan dengan merubah gaya hidup yang lebih baik seperti:

  • Berolahraga rutin dan teratur.
  • Berhenti dan hindari kebiasaan merokok.
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan rutin.
  • Mengelola stres secara baik.
  • Menghindari konsumsi makanan tinggi lemak dan garam.
  • Menghindari konsumsi minuman beralkohol dan soda.
  • Menjaga berat badan tetap ideal.

Seperti itulah pembahasan terkait kode ICD 10 cardiac arrest yang dapat kodebpjs.com sajikan. Semoga dengan adanya pembahasan kode ICD 10 henti jantung mendadak di atas bisa bermanfaat dan berguna bagi yang membutuhkan.