√ Kode ICD 10 Glaucoma 2022 : Penyebab, Gejala & Pengobatan

Advertisements

Kode ICD 10 Glaucoma – Bagi para tenaga tenaga medis, pembuatan sebuah laporan kesehatan atas pasien yang diperiksa merupakan hal wajib harus dilakukan. Dengan pembuatan laporan inilah nantinya dokter akan menyertakan penyakit dan penanganannya.

Dalam pembuatan laporan kesehatan tersebut, nantinya dokter akan menyertakan sebuah kode ICD 10 atau kode diagnosa dari penyakitnya. Di mana kode ICD ialah sistem klasifikasi penyakit dan beragam jenis tanda, kelainan, komplain dan penyebab eksternal penyakit.

Tentu saja dari banyaknya penyakit dan tanda-tanda penyakit yang ada menjadikan kode ICD 10 juga akan banyak sekali dan tentu saja setiap penyakit memiliki kode ICD – kode ICD 10 berbeda satu sama lain. Dengan begitu, pada pembahasan kali ini kodebpjs.com akan sampaikan salah satu kode ICD.

Advertisements

Di mana pada kesempatan kali ini akan disajikan informasi mengenai kode ICD 10 penyakit glaucoma atau penyakit terjadi pada mata. Untuk lebih jelas kode ICD 10-nya, maka silakan simak dan ikuti pembahasan di bawah ini sampai akhir.

Kode ICD 10 Glaucoma

Advertisements

Apa Itu Glaucoma

Sebelum lanjut ke pembahasan mengenai penyebab dari gangguan kesehatan bernama glaucoma, alangkah baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu mengenai pengertian apa itu penyakit glaucoma. Sehingga saat lanjut ke pembahasan terkait kode ICD labih paham.

Glaucoma sendiri merupakan jenis gangguan penglihatan yang ditandai dengan terjadinya kerusakan pada saraf mata. Kerusakan inilah yang sering disebabkan oleh sebuah tekanan tinggi pada mata dan glaukoma bisa dibagi menjadi beberapa jenis, diantaranya:

1. Glaucoma sudut tertutup

Pada jenis glaucoma ini lebih banyak ditemukan di negara-negara Asia, nantinya iris menonjol ke depan dan mempersempit atau menghalangi sudut drainase yang dibentuk oleh kornea dan iris. Sehingga cairan tidak bisa mengalir dengan baik melalui mata dan tekanan akan meningkat.

2. Glaucoma sudut terbuka

Pada jenis kedua yaitu terjadi karena struktur mata tampak normal, tapi ada gangguan di dalam saluran mata yang disebut trabecular meshwork. Ini menyebabkan tekanan meningkat secara bertahap yang berujung pada kerusakan saraf optik.

3. Glaucoma sekunder

Jenis ketiga ada glaucoma yang disebabkan oleh sebuah peradangan pada lapisan tengah mata (uveitis) atau bisa juga terjadi akibat mengalami cedera pada indera penglihatan.

3. Glaucoma kongenital

Jenis terakhir bisa disebabkan oleh kelainan pada mata atau dalam kondisi bawaan. Umumnya hal ini sudah dapat dirasakan dan dialami oleh anak-anak secara kecil.

Kode ICD 10 Glaucoma

Jika sudah tahu mengenai apa itu gangguan bernama glaucoma di atas, selanjutnya Anda tinggal mengetahui kode ICD 10 atau kode diagnosa dari glaucoma. Dari setiap jenis tersebut nantinya akan memiliki kode ICD yang berbeda satu sama lain, simak kode ICD 10-nya di bawah ini:

  • Glaucoma : H 40 – H 42
  • Glaucoma congenital : Q15.0
  • Glaucoma kronik : H40.1
  • Glaucoma sekunder : H40.5
  • Glaucoma akut : H40.2

Penyebab Glaucoma

Penyebab Glaucoma

Setelah tahu akan kode ICD 10 atau kode diagnosa penyakit pada indera penglihatan di atas, selanjutnya Anda tinggal mengetahui apa penyebab yang menjadikan seseorang alami glaucoma. Penyebab glaukoma yaitu meningkatnya tekanan di dalam mata (tekanan intraokular), baik akibat produksi cairan mata berlebih atau akibat terhalangnya saluran pembuangan cairan.

Nantinya tekanan bisa merusak serabut saraf retina, sebagai jaringan saraf yang melapisi bagian belakang mata dan saraf optik yang menghubungkan mata ke otak. Dan hingga kini, belum jelas mengapa produksi cairan mata bisa berlebih atau kenapa saluran pembuangannya bisa tersumbat sehingga mengakibatkan terjadinya glaucoma.

Gejala Glaucoma

Setelah tahu akan penyebab yang menjadikan terjadinya glaucoma, selanjutnya Anda tinggal mengetahui apa gejala atau tanda-tanda yang muncul. Diantara lain beberapa gejala maupun tanda alam glaucoma seperti misalnya:

  • Timbul rasa nyeri pada mata.
  • Mata berubah menjadi lebih memerah.
  • Mata agak berkabut (khusus pada bayi).
  • Munculnya rasa sakit kepala.
  • Akan melihat bayangan lingkaran di sekeliling cahaya.
  • Mual bahkan muntah.
  • Penglihatan semakin menyempit hingga akhirnya tidak dapat melihat obyek sama sekali.

Diagnosis & Pengobatan Glaucoma

Diagnosis Pengobatan Glaucoma

Jika sudah mengalami beberapa gejala tersebut, langkah yang harus dilakukan yaitu dengan konsultasikan pada dokter. Dengan begitu dokter akan mulai mendiagnosis glaukoma dengan beberapa cara guna bertujuan meyakinkan jika itu adalah gangguan mata berupa glaucoma.

Diagnosis yang biasa dilakukan oleh dokter sendiri seperti misalnya mengukur tekanan intraokular, pengujian tingkat kerusakan saraf optik, memeriksa area kehilangan penglihatan, mengukur ketebalan kornea dan memeriksa sudut drainase.

Setelah dokter melakukan diagnosis, maka akan melakukan penanganan atau pengobatan. Sayangnya, kerusakan mata yang disebabkan oleh glaucoma tidak dapat diobati atau diperbaiki agar kembali normal seperti sediakala.

Nantinya pengobatan tetap dilakukan untuk mengurangi tekanan intraokular pada mata dan mencegah meluasnya kerusakan yang terjadi pada mata. Umumnya glaukoma bisa ditangani dengan obat tetes mata, konsumsi obat-obatan, terapi laser atau operasi.

Bagi Anda yang merupakan peserta BPJS Kesehatan dan alami gangguan mata seperti di atas, maka bisa melakukan pemeriksaan dan pengobatan dengan memanfaatkan kartu kepesertaan. Nantinya akan gratis biaya karena glaukoma menjadi salah satu penyakit yang ditanggung BPJS.

Pencegahan Glaucoma

Setelah mengetahui lengkap informasi mengenai kode ICD 10, penyebab, gejala dan pengobatan yang bisa dilakukan dari penyakit atau gangguan bernama glaucoma di atas.Maka selanjutnya Anda tinggal mengetahui bagaimana cara pencegahan harus dilakukan, berikut beberapa pencegahannya:

  • Menggunakan obat tetes mata diresepkan dokter.
  • Pakailah pelindung mata.
  • Perbanyak konsumsi makanan sumber antioksidan, vitamin A dan C.
  • Memberi batas konsumsi minuman berkafein.
  • Meletakkan posisi bantal sedikit lebih tinggi saat tidur.
  • Rajin olahraga secara rutin.

Seperti itulah kiranya pembahasan terkait kode ICD 10 glaucoma lengkap dengan informasi penyebab, gejala, pengobatan dan pencegahan bisa dilakukan. Semoga dengan adanya pembahasan terkait kode ICD 10 glaukoma di mana kodebpjs.com sajikan di atas bisa bermanfaat bagi semua, terutama bagi Anda di mana membutuhkan informasi kode ICD 10-nya.

Advertisements