160 Penyakit Yang Ditanggung BPJS Terlengkap 2020

Penyakit Yang Ditanggung BPJS – BPJS terbagi menjadi dua macam, yakni BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, akan tetapi kali ini kami akan lebih banyak berbicara mengenai BPJS Kesehatan. Ya, BPJS Kesehatan merupakan transformasi dari PT. Askes Indonesia yang bertujuan untuk memberi perlindungan kesehatan kepada setiap pesertanya yang meliputi seluruh warga Indonesia dan warga negara asing yang telah berada di Indonesia dalam kurun waktu minimal 6 bulan.

Bagi kalian atau anggota keluarga yang belum menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan kalian bisa melakukan pendaftaran BPJS Kesehatan dengan cara mendatangi kantor BPJS terdekat atau melalui jalur online dengan cara mengakses website resmi BPJS Kesehatan. Disamping itu, BPJS Kesehatan juga menawarkan 3 kelas fasilitas kesehatan yang bisa kalian pilih pada tahap pendaftaran, tiga kelas tersebut meliputi kelas satu, kelas dua, dan kelas tiga atau kelas tingkat lanjutan.

Seperti yang kita ketahui, program BPJS Kesehatan ini memang untuk memberi kemudahan atau keringanan setiap peserta yang melakukan pengobatan, khsususnya untuk urusan administrasi, akan tetapi bukan berarti kita tidak dikenakan biaya sama sekali melainkan kita tetap harus melakukan pembayaran premi atau iuran wajib setiap bulannya dengan jumlah yang telah ditentukan berdasarkan kelas fasilitas kesehatan yang kita pilih pada tahap pendaftaran.

Dimana untuk peserta BPJS Kesehatan yang memilih fasilitas kesehatan kelas satu akan dikenakan biaya iuran sebesar 80.000 rupiah, kelas dua 51.000 rupiah, dan untuk fasilitas kesehatan kelas tiga atau tingkat lanjutan dikenakan biaya 25.500 setiap bulannya. Lalu apakah semua jenis penyakit bisa ditangani menggunakan jalur BPJS Kesehatan ? berdasarkan pedoman pelaksanaan JKN ( Jaminan Kesehatan Nasional ) menyatakan bahwa BPJS Kesehatan menanggung semua jenis penyakit kecuali infertilitas atau kemandulan, estetika, dan lain-lain.

Penyakit Yang Ditanggung BPJS Terlengkap

Penyakit Yang Ditanggung BPJS Terlengkap

Penyakit Yang Ditanggung BPJS Terlengkap

Selain Infertilitas dan estetikan, BPJS Kesehatan juga tidak menanggung beberapa jenis penyakit yang mungkin akan kami jelaskan secara lebih lengkap pada lain kesempatan. Nah, untuk saat ini kami akan fokus membahas mengenai jenis penyakit yang ditanggung BPJS Kesehatan, kurang lebih ada 160 jenis penyakit yang bisa ditangani menggunakan jalur BPJS Kesehatan. Apa sajakah penyakit yang bisa ditanggung BPJS Kesehatan ? berikut kami sajikan informasi terkait hal tersebut pada ulasan dibawah ini.

Penyakit Yang Ditanggung BPJS

Dari sekian banyak penyakit, BPJS Kesehatan siap menangani sedikitnya 160 jenis penyakit yang tentunya kita sebagai peserta wajib menaati prosedur dan ketentuan yang telah disepakati, seperti segala bentuk pengobatan harus melalui fasilitas kesehatan kelas satu dan apabila kondisi pasien memang mengkhawatirkan atau fasilitas kesehatan kelas satu tidak memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk menangani pasien tersebut, petugas akan memberikan surat rujukan rumah sakit agar pasien bisa dirawat intensif di fasilitas kesehatan kelas dua atau kelas tiga. Berikut, merupakan 160 jenis penyakit yang ditanggung BPJS Kesehatan :

Penyakit Yang Ditanggung BPJS

Penyakit Yang Ditanggung BPJS

 

NO

NAMA PENYAKIT

1.Abortus spontan komplit
2.Abortus mengancam/insipiens
3.Abortus spontan inkomplit
4.Alergi makanan
5.Alergi Obat
6.Anemia defisiensi besi
7.Anemia defisiensi besi pada kehamilan
8.Angina pektoris
9.Apendisitis akut
10.Artritis Osteoartritis
11.Artritis Reumatoid
12.Askariasis
13.Asma Bronkial
14.Astigmatism ringan
15.Bell’s Palsy
16.Benda asing di hidung
17.Benda asing di konjungtiva
18.Blefaritis
19.Bronkritis akut
20.Buta senja
21.Cardiorespiratory arrest
22.Cutaneus larva migran
23.Delirium yang diinduksi dan tidak diinduksi oleh alkohol atau zat psikoaktif lainnya
24.Demam dengue, DHF Demam tifoid
25.Demensia
26.Dermatitis atopik (kecuali recalcitrant )
27.Dermatitis kontak alergika
28.Dermatitis kontak iritan
29.Dermatitis numularis
30.Dermatitis seboroik
31.Diabetes melitus tipe 1
32.Diabetes melitus tipe 2
33.Diare
34.Disentri basiler dan amuba
35.Dislipidemia
36.Eklampsia
37.Epilepsi
38.Epistaksis
39.Exanthematous drug eruption
40.Fixed drug eruption
41.Faringitis
42.Filariasis
43.Fluor albus/vaginal discharge non gonorhea
44.Fraktur terbuka, tertutup
45.Furunkel pada hidung
46.Gagal jantung akut
47.Gagal jantung kronik
48.Gangguan campuran anxietas dan depresi
49.Gangguan psikotik
50.Gastritis
51.Gastroenteritis (termasuk kolera, giardiasis)
52.Glaukoma akut
53.Gonore
54.Hemoroid grade 1-2
55.Hepatitis A
56.Hepatitis B
57.Herpes simpleks tanpa komplikasi
58.Herpes zoster tanpa komplikasi
59.Hiperemesis gravidarum
60.Hiperglikemi hiperosmolar non ketotik
61.Hipermetropia ringan
62.Hipertensi esensial
63.Hiperuricemia (Gout)
64.Hipoglikemia ringan
65.HIV AIDS tanpa komplikasi
66.Hordeolum
67.Infark miokard
68.Infark serebral/Stroke
69.Infeksi pada umbilikus
70.Infeksi saluran kemih
71.Influenza
72.Insomnia
73.Intoleransi makanan
74.Kanker
75.Kandidiasis mulut
76.Katarak
77.Kecelakaan Lalu Lintas
78.Kehamilan normal
79.Kejang demam
80.Keracunan makanan
81.Ketuban Pecah Dini (KPD)
82.Kolesistitis
83.Konjungtivitis
84.Laringitis
85.Lepra
86.Leptospirosis (tanpa komplikasi)
87.Liken simpleks kronis/ neurodermatitis
88.Limfadenitis
89.Lipoma
90.Luka bakar derajat 1 dan 2
91.Malabsorbsi makanan
92.Malaria
93.Malnutiris energi-protein
94.Mastitis
95.Mata kering
96.Migren
97.Miliaria
98.Miopia ringan
99.Moluskum kontagiosum
100.Morbili tanpa komplikasi
101.Napkin eczema
102.Obesitas
103.Otitis eksterna
104.Otitis media akut
105.Parotitis
106.Pedikulosis kapitis
107.Penyakit cacing tambang
108.Penyakit Jantung
109.Perdarahan saluran cerna bagian atas
110.Perdarahan saluran cerna bagian bawah
111.Perdarahan post partum
112.Perdarahan subkonjungtiva
113.Peritonitis
114.Pertusis
115.Persalinan lama
116.Pitiriasis rosea
117.Pioderma
118.Pitiriasis versikolor
119.Pneumonia aspirasi
120.Pneumonia, bronkopneumonia
121.Polimialgia reumatik
122.Pre-eklampsia
123.Presbiopia
124.Rabies
125.Reaksi anafilaktik
126.Reaksi gigitan serangga
127.Refluks gastroesofageal
128.Rhinitis akut
129.Rhinitis alergika
130.Rhinitis vasomotor
131.Ruptur perineum tingkat 1-2
132.Serumen prop
133.Sifilis stadium 1 dan 2
134.Skabies
135.Skistosomiasis
136.Status Epileptikus
137.Stroke
138.Strongiloidiasis
139.Syok (septik), hipovolemik, kardiogenik, neurogenik)
140.Taeniasis
141.Takikardi
142.Tension headache
143.Tetanus
144.Tinea kapitis
145.Tinea barbae
146.Tinea fasialis
147.Tinea korporis
148.Tinea manum
149.Tinea unguium
150.Tinea kruris
151.Tinea pedis
152.Tirotoksikosis
153.Tonsilitis
154.Tuberkulosis paru tanpa komplikasi
155.Urtikaria (akut dan kronis)
156.Vaginitis
157.Varisela tanpa komplikasi
158.Vertigo (Benign paroxysmal positional vertigo)
159.Veruka vulgaris
160.Vulvitis

Berikut merupakan jenis penyakit yang ditanggung BPJS Kesehatan, dengan catatan kalian harus melakukan pengobatan di fasilitas kesehatan tingkat satu seperti Puskesmas, Klinik, atau Dokter umum terlebih, apabila fasilitas kesehatan tersebut mampu menangani maka pasien akan diminta untuk melakukan rawat jalan namun jika kondisinya terbilang parah atau darurat maka petugas Puskesmas, Klinik, atau Dokter akan memberikan surat rujukan ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan medis yang lebih serius. Baiklah, kami rasa cukup sekian informasi yang bisa kami sajikan mengenai jenis-jenis penyakit yang bisa ditanggung atau ditangani menggunakan layanan BPJS Kesehatan dan semoga informasi diatas bermanfaat bagi kalian semua.