√ Biaya Operasi Miom 2021 : Non BPJS & BPJS

Biaya Operasi Miom – Uterine Fibroid atau miom merupakan benjolan atau tumor jinak yang tumbuh didalam rahim, baik di bagian dalam maupun bagian luar. Miom umumnya bersifat jinak dan tidak begitu berbahaya serta sering kali dialami oleh wanita berusia sekitar 30-50 tahun.

Meskipun miom bersifat jinak. namun penyakit ini bisa menyebabkan masalah kehamilan dan menimbulkan gejala yang mengganggu, seperti nyeri dan pendarahan vagina diluar menstruasi. Kondisi miom tersebut, umumnya perlu ditangani dengan melakukan operasi pengangkatan miom.

Operasi miom dilakukan dengan tujuan mencegah risiko komplikasi dan masalah kesehatan lain yang disebabkan oleh miom. Jenis operasi yang akan dilakukan pada umumnya disesuaikan berdasarkan gejala yang dialami oleh penderita miom serta ukuran benjolan miom itu sendiri.

Lantas berapa biaya yang diperlukan untuk operasi pengangkatan miom? Untuk biaya operasi miom sebenarnya tergantung masing-masing rumah sakit, namun umumnya tidak berbeda jauh. Adapun kisaran harga rata-rata untuk operasi Uterine Fibroid yaitu sebagai berikut ini.

Kondisi Miom yang Perlu Operasi

Kondisi Miom yang Perlu Operasi

Miom umumnya tidak menimbulkan gejala apapun. Kondisi ini biasanya akan terdeteksi pada saat melakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter.

Miom yang tidak menimbulkan keluhan dan mengganggu aktivitas umumnya tidak memerlukan penanganan khusus, karena bisa menyusut sendiri.

Meskipun demikian, ada beberapa kasus yang memungkinkan miom perlu ditangani dengan operasi. Jadi segara datang ke rumah sakit untuk melakukan penanganan apabila mengalami beberapa gejala miom berikut ini.

  1. Perut di bagian bawah mengalami nyeri atau tertekan.
  2. Timbulnya benjolan pada perut.
  3. Pendarahan atau menstruasi berat.
  4. Periode menstruasi berlangsung melebihi waktu satu minggu.
  5. Nyeri pada saat berhubungan seksual.
  6. Susah hamil.

Bukan hanya itu saja, miom juga bisa meningkatkan risiko terjadinya komplikasi kehamilan, seperti solusio plasenta, bayi lahir prematur, serta keguguran. Maka dari itu, ketika Anda mengalami miom saat hamil, segeralah konsultasi ke dokter untuk menentukan penanganan yang paling tepat.

Biaya Operasi Miom

Biaya Operasi Miom

Biaya operasi miom sendiri berbeda dengan BIAYA OPERASI CAESAR. Anggapan “sehat itu mahal” memang terbukti dan perlu diperhatikan, karena biaya pengobatan rumah sakit memang tidak bisa dianggap sepele.

Biaya operasi miom terbilang tinggi, untungnya miom menjadi salah satu jenis PENYAKIT YANG DITANGGUNG BPJS, sehingga peserta bisa memperoleh keringanan biaya. Akan tetapi bagaimana pasien non-BPJS? Bagi Anda pasien non-BPJS akan dikenai biaya operasi dengan ketentuan berikut.

Pasien Non BPJS

Pasien Non BPJS

Bagi pasien non-BPJS, operasi miom memerlukan biaya dengan perkiraan sebagai berikut :

  1. Kelas Excecutive : Rp. 30.730.700
  2. Kelas VIP : Rp. 24.350.000
  3. Kelas I : Rp. 21.039.700
  4. Kelas II : Rp. 17.797.000
  5. Kelas III : Rp. 15.194.200

Biaya tersebut sudah termasuk fasilitas seperti kamar operasi, obat anasthesi, jasa dokter, jasa asisten dokter, jasa dokter anasthesi/bius, penggunaan alat khusus dan lainnya. Akan tetapi, biaya tersebut belum termasuk biaya kamar perawatan.

Berikut kisaran harga kamar perawatan :

  • Eksekutif : Rp. 3.500.000/malam
  • VIP : Rp. 1.800.000/malam
  • Kelas I Utama : Rp. 1.000.000/malam
  • Kelas I Standar : Rp. 700.000/malam
  • Kelas II : Rp. 450.000/malam
  • Kelas III : Rp. 215.000/malam

Itulah kisaran biaya operasi miom. Dari acuan biaya di atas, setidaknya biaya yang dibutuhkan semurah-murahnya yaitu 15 juta.

Belum lagi perhitungan sewa kamar perawatan, dimana biasanya setelah melakukan operasi pasien akan dirawat untuk menjalani miomektomi abdominal sekitar 1-3 hari. Sedangkan untuk proses pemulihan operasi miom membutuhkan waktu sekitar 2-6 hari.

Pasien BPJS

Pasien BPJS

Sementara itu, untuk pasien yang terdaftar sebagai peserta BPJS atau JKN-KIS, sudah pasti akan mendapatkan keringanan biaya operasi. Lantas berapa biaya operasi miom apabila menggunakan JKN-KIS?.

Untuk operasi miom menggunakan JKN-KIS, pasien akan dibebaskan dari segala biaya, baik biaya operasi maupun biaya rawat inap. Hal ini tentunya menjadi keuntungan bagi para peserta JKN-KIS.

Oleh sebab itu, inilah alasan mengapa JKN-KIS atau BPJS Kesehatan wajib dimiliki. Karena jaminan kesehatan ini benar-benar membantu masyarakat dalam memperoleh jaminan kesehatan yang layak.

Jadi, bagi Anda non-BPJS, silahkan DAFTAR BPJS ONLINE PERORANGAN, untuk mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah.

Demikian informasi dari kodebpjs.com terkait biaya operasi miom baik untuk peserta BPJS maupun non-BPJS. Dengan informasi biaya di atas, maka Anda bisa memperkirakan berapa biaya yang harus di siapkan untuk menjalani pengobatan tumor rahim. Sekian informasinya, semoga bermanfaat.