Biaya Sunat di Puskesmas 2022 : Bayi, Anak & Dewasa

Biaya Sunat di Puskesmas – Sunat? Tentu sudah tidak asing lagi di tanah air, terutama bagi Anda yang berjenis kelamin pria atau laki-laki. Di mana sunat atau khitan adalah prosedur bedah guna membuang kulit bagian luar di mana menutupi kepala penis.

Sunat sendiri bisa saja dilakukan pada bayi baru lahir dengan umur 10 hari, anak-anak, atau orang dewasa yang didasari oleh alasan agama maupun kesehatan medis. Prosedur sunat maupun khitan ini dapat dilakukan di rumah sakit, klinik, mantri dan lainnya.

Lalu apakah sunat bisa dilakukan di puskesmas maupun Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama? Lalu berapa biaya diperlukan jika bisa? Mengenai pertanyaan biaya sunat tersebut, tentu banyak dari Anda bertanya. Terutama para orang tua di mana ingin melakukan proses khitan untuk anaknya.

Tidak perlu khawatir, karena pada pembahasan kali ini kodebpjs.com akan sajikan jawaban lengkap mengenai pertanyaan tersebut. Jadi untuk lebih jelas dan paham lagi terkait biaya dan informasi terkait sunat tersebut, silakan untuk simak dan ikuti pembahasan ini sampai akhir.

Biaya Sunat di Puskesmas

Apakah Sunat / Khitan Bisa di Puskesmas?

Untuk menjawab apakah sunat maupun khitan bisa dilakukan di puskesmas, jawabannya adalah bisa. Di mana puskesmas harus akrab dengan masyarakat, supaya masyarakat ikut merasa memiliki puskesmas sehingga dapat memelihara secara bersama.

Di mana sunat di puskesmas tidak semua puskesmas melayani layaknya proses cabut gigi atau pemeriksaan THT. Karena sunat lebih dianjurkan untuk datang ke rumah sakit, klinik maupun mantri sunat terdekat.

Sebenarnya pelayanan perorangan juga perlu ditingkatkan karena banyak tindakan seperti bedah kecil, khitan, dan operasi cabut kuku yang dapat dilakukan. Karena tidak jarang masyarakat membutuhkan layanan-layanan itu.

Biaya Sunat di Puskesmas

Lalu berapa biaya untuk sunat di puskesmas? Mengenai biaya sunat itu sendiri tidak pasti besaran nominalnya. Namun secara umum biaya sunat akan ditentukan oleh siapa pasien yang akan menjalani proses sunat. Karena antara pasien bayi, anak-anak dan dewasa akan berbeda harga.

Di mana untuk bayi biaya bisa dimulai dari Rp 600.000 – Rp 800.000. Lalu untuk biaya sunat anak-anak usia 1 – 12 tahun mencapai Rp 650.000 – Rp 820.000. Sedangkan untuk remaja / dewasa dengan usia 15 – 20 tahun, akan dikenai biaya sunat sebesar Rp 950.000 – Rp 1.500.000.

Dengan begitu untuk Anda yang ingin menjalani proses sunat atau khitan, perlu untuk siapkan dana sekitar itu sebagai biayanya. Biaya tersebut juga normal dan tidak jauh berbeda dengan biaya sunat di klinik, rumah sakit atau tempat lain.

Apakah Sunat Bisa Menggunakan BPJS?

Untuk para peserta BPJS Kesehatan tentu banyak bertanya soal ini, apakah bisa memanfaatkan kepesertaan guna melakukan sunat maupun khitan. Di mana sunat bisa saja menggunakan BPJS, namun dengan catatan jika dilakukan atas indikasi medis.

Seperti misalnya dokter menetapkan sebagai bentuk penanganan atas penyakit maupun kondisi tertentu yang dialami peserta BPJS Kesehatan. Sehingga jawaban atas bisa atau tidaknya menggunakan kepesertaan BPJS Kesehatan untuk sunat atau khitan jawabannya bisa.

Jenis Metode Sunat

Jenis Metode Sunat

Selain mengetahui biaya sunat di atas, Anda juga perlu mengetahui jenis-jenis sunat yang ada. Di mana seperti Anda ketahui ada beberapa pilihan metode sunat umum dan banyak digunakan. Ini dia beberapa metode sunat tersebut:

1. Sunat Konvensional/Sirkumsisi

Pertama, ada metode sunat sirkumsisi di mana menjadi metode bedah minor yang biasa dalam proses khitan. Nantinya setelah area penis disterilkan, kemudian akan di lanjut dengan bius lokal. Lalu dokter mulai memotong kulit kulup penis dengan gunting/pisau bedah.

Jika sudah berhasil memotong kulup tersebut, kemudian luka akan dijahit dengan menggunakan benang yang dapat diserap oleh tubuh. Di tanah air atau Indonesia metode sunat maupun khitan ini cukup populer serta terbilang banyak digunakan.

Selain itu, pada jenis sunat ini akan membutuhkan waktu cukup lama baik pengerjaan maupun masa penyembuhan. Umumnya proses sunat ini berkisar 30 – 50 menit dan untuk pemulihan dapat sampai 1 mingguan atau lebih dengan melihat kondisi.

2. Sunat Laser

Selain metode di atas, sunat laser juga menjadi salah satu metode sunat yang banyak digunakan serta saat ini masih populer. Nantinya cara sunat ini akan menggunakan laser CO2.

Nantinya pada sunat jenis ini juga sama dilakukan setelah pembiusan atau anestesi lokal. Kemudian baru kulup akan dipotong menggunakan laser CO2 serta memproses menjahitnya dengan benang.

Keunggulan jenis sunat ini antara lain minim perdarahan, penyembuhan cepat, hasil estetika lebih sempurna dibandingkan metode lain. Untuk kekurangan akan ada pada biaya yang sedikit lebih mahal.

3. Sunat Klamp

Kemudian ada metode sunat klamp dan umumnya menggunakan metode smartklamp. Di mana pada metode ini nantinya ada alat smartklamp yang memiliki beberapa ukuran sesuai umur serta ukuran penis.

Jika sudah, berhasil memastikan ukurannya selanjutnya akan dilakukan pembiusan anastesi lokal. Jika sudah tabung smartklamp akan dimasukkan pada kulup yang akan dipotong serta dijepit pengunci.

Dalam jangka kurang lebih 5 hari, maka tabung smartklamp akan dilepas. Dalam jenis khitan satu ini akan mengurangi risiko perdarahan serta tanpa disertai penjahitan, sehingga lebih mudah dalam perawatan.

4. Sunat Electric Cauter

Jenis metode sunat terakhir ada electric cauter, di mana sunat dengan ini menggunakan semacam alat yang dialiri arus listrik guna memotong kulup penis. Untuk teknik sunat satu ini berbeda dengan sunat laser.

Electric cauter ini sendiri nantinya berupa lempengan logam yang dipanaskan. Jika dialiri dengan listrik, ujung logam akan menjadi panas serta berwarna merah, sehingga dapat digunakan melakukan potongan kulit.

Demikian kiranya pembahasan terkait biaya sunat di puskesmas dan informasi terkait lainnya di mana dapat kodebpjs.com sajikan. Semoga dengan adanya informasi biaya sunat di atas dapat bermanfaat bagi semua.