Kode BPJS Hernia Scrotalis 2020 : Penyebab & Gejala

Kode BPJS Hernia Scrotalis – Hernia? Mungkin sebagian orang sudah mengetahuinya salah satu penyakit satu ini. Hernia itu sendiri sebuah penyakit yang dapat diketahui dengan adanya sebuah benjolan aneh yang muncul di bagian tubuh tertentu.

Nantinya ada beberapa jenis penyakit hernia dimana ditentukan dari bagian tubuh tertentu dimana sebuah benjolan itu muncul. Nah sebuah hernia inguinal sendiri merupakan sebuah penyakit hernia yang sering terjadi, dimana dalam hernia inguinal juga nantinya akan ada pembagiannya lagi.

Namun pada pembahasan kali ini kodebpjs.com akan membahas mengenai sebuah kode BPJS atau ICD 10 dari penyakit hernia dari turunan penyakit hernia inguinal yaitu hernia scrotalis. Hernia scrotalis bisa dikatakan hernia jenis ini muncul sampai pada area skrotum atau testis.

Karena hernia terbagi menjadi beberapa jenis penyakit menjadikan kode BPJS tersebut juga nantinya setiap jenisnya memiliki perbedaan antara kode BPJS hernia satu dengan Kode BPJS hernia lainnya. Sehingga kode tersebut nantinya memiliki perbedaan satu sama lain.

Mengetahui Kode BPJS Hernia Scrotalis, Penyebab & Gejalanya

Kode BPJS Hernia Scrotalis

Nah seperti sudah anda ketahui sendiri sebuah kode BPJS atau kode ICD 10 memiliki sebuah perbedaan satu sama lainnya di setiap penyakit. Dimana kode-kode tersebut merupakan perpaduan antara huruf dan angka, nah bagi anda yang penasaran mengenai kode dari penyakit hernia scrotalis sendiri berikut akan kodebpjs.com sampaikan dibawah ini beserta penyebab, gejala, dan cara mengatasinya.

Mengetahui Kode BPJS Hernia Scrotalis

Mengetahui Kode BPJS Hernia Scrotalis

Untuk kode BPJS atau ICD 10 sendiri penyakit hernia scrotalis sendiri memiliki kode K40.9, dimana kode tersebut juga akan berbeda dengan penyakit hernia jenis lainnya. Yang jelas kode tersebut berbeda dengan kode penyakit lainnya.

Kode tersebut sendiri perpaduan antara huruf dan angka, mungkin untuk orang biasa kode tersebut akan sulit di mengerti. Namun bagi para dokter atau para ahli kode tersebut sangat membantu sekali, dimana nantinya akan lebih mudah untuk bisa mendiagnosa penyakit apa yang dideritanya.

Selain hernia scrotalis sendiri berikut kodebpjs.com juga akan memberitahu mengenai sebuah kode hernia lainnya. Berikut kode BPJS dari penyakit hernia yang lainnya:

  • Hernia : K46.9
  • Hernia eoigastric/ventral : K44.9
  • Hernia femoral : K43.9
  • Hernia inguinal : K40
  • Hernia insisional : K41.9
  • Hernia medialis : K45.8
  • Hernia umbicollis : K42.9
  • Hernia lainnya : K 41 – K 46

Penyebab & Gejala Hernia Scrotalis

Penyebab Gejala Hernia Scrotalis

Setelah mengetahui mengenai kode BPJS-nya, anda juga harus mengetahui juga mengenai penyebab dan gejala yang timbul pada penyakit satu ini. Untuk penyebabnya sendiri hernia scrotalis nantinya bisa dibagi menjadi 2, yaitu hernia scrotalis tidak langsung dan hernia scrotalis langsung.

  • Hernia scrotalis tidak langsung, dimana hernia tersebut di derita akibat cacat dari lahir di area dinding perut. Di dalam kondisi ini biasanya kebanyakan akan menyerang bayi atau anak kecil.
  • Hernia inguanalis, dimana kondisi hernia ini nantinya akan lebih menyerang orang dewasa. Hernia ini di akibatkan oleh melemahnya otot-otot dinding perut karena tekanan berulang, misalnya sering mengangkat barang berat.

Selain itu beberapa faktor ini juga bisa menjadi pemicu risiko hernia scrotalis menyerang, seperti batuk kronis, berat badan berlebihan, kelahiran prematur, umur, keturunan, konstipasi kronis, dan sebelumnya pernah menderita hernia.

Sedangkan untuk gejalanya sendiri ada beberapa yang mungkin anda wajib untuk mengetahuinya. Mungkin yang sudah pasti dari gejala hernia yaitu dengan adanya sebuah rasa nyeri pada benjolan, tidak hanya itu berikut juga gejala lain yang bisa dirasakan pada penderita hernia srcotalis:

  • Timbulnya rasa perih atau nyeri pada benjolan.
  • Timbulnya rasa berat pada benjolan.
  • Timbulnya rasa sakit dan pembengkakan pada selangkangan dengan seiring berjalannya waktu.
  • Timbulnya rasa nyeri saat penderita batuk, mengejan, dan juga membungkuk.
  • Selain itu rasa mual dan muntah akan muncul kapan saja tanpa ada tanda-tanda.

Cara Mengatasi Hernia Scrotalis

Cara Mengatasi Hernia Scrotalis

Untuk cara mengatasinya sendiri sebuah hernia scrotalis sendiri biasa di atasi oleh dokter dengan cara operasi. Operasinya sendiri dilakukan untuk memasukkan kembali organ atau usus menonjol tersebut dengan tujuan menguatkan bagian dinding perut yang melemah.

Operasi mengatasi hernia satu ini sendiri terdapat 2 metode yaitu operasi bedah terbuka dan metode laparoskopi. Pada operasi bedah terbuka sendiri nantinya dokter akan membuat sayatan di pangkal paha dan mengembalikan usus dan organ terjepit atau terperangkap ke posisi semula.

Sedangkan jika menggunakan metode laparoskopi yaitu penanganan bedah dengan membuat sayatan kecil dibagian perut, kemudian akan memasukkan alat bernama laparoskop. Dimana alat tersebut seperti selang kecil dimana dilengkapi dengan kamera atau lampu kecil dibagian ujungnya.

Nantinya kamera tersebutlah yang akan menginformasikan gambar didalamnya pada monitor, selanjutnya dokter akan mengetahui kondisi perut si pasien penderita. Setelah mengetahui masalahnya kemudian dokter akan memasukkan alat bedah khusus melalui lubang sayatan lainnya untuk menarik hernia kembali ke awal.

Untuk biaya operasi hernia dengan cara tersebut sendiri sangat bervariatif atau bisa dikatakan cukup beragam, karena di setiap rumah sakit pastinya akan menentukan biaya yang berbeda pula. Pastikan terlebih dahulu mengenai biayanya dirumah sakit yang akan menangani operasi tersebut.

Itulah informasi mengenai kode BPJS dari penyakit hernia scrotalis atau biasa dikenal sebagai turunan dari hernia inguinal beserta penyebab, gejala dan cara mengatasi penyakit tersebut. Mungkin itu saja yang bisa kodebpjs.com sampaikan untuk anda semua dan semoga bisa berguna dan bermanfaat.