13 Kode Diagnosa BPJS Kecelakaan Lalu Lintas 2021

Kode Diagnosa BPJS Kecelakaan Lalu Lintas – Kecelakaan lalu lintas tidak terjadi kebetulan, namun ada penyebabnya. Karena memang ada penyebabnya, maka kecelakaan lalu lintas harus dianalisis dan ditemukan, agar tindakan korektif terhadap penyebab itu bisa dilakukan serta dengan upaya preventif lebih lanjut, kecelakaan lalu lintas bisa dicegah.

Kecelakaan merupakan tindakan yang tidak direncanakan dan tidak terkendali, ketika aksi dan reaksi objek, bahan, atau radiasi menyebabkan cedera atau kemungkinkan cedera. Dengan kata lain kecelakaan lalu lintas merupakan peristiwa pada lalu lintas jalan yang tidak diduga dan diinginkan yang sulit diprediksi kapan dan dimana terjadinya kecelakaan tersebut.

External causes atau penyebab luar dalam ICD 10 merupakan klasifikasi tambahan yang mengklasifikasikan kemungkinan kejadian lingkungan dan keadaan sebagai penyebab cedera, keracunan dan efek samping lainnya. Kode external causes merupakan kode yang digunakan untuk mendiagnosis segala kemungkinan cedera akibat dari kecelakaan lalu lintas.

Dimana setiap cedera dan tanda-tanda, gejala atau temuan abnormal memiliki kode diagnosa masing-masing atau yang lebih dikenal dengan KODE DIAGNOSA BPJS KESEHATAN. Lantas, apa kode diagnosa untuk kecelakaan lalu lintas? Adapun untuk pengodean cedera yang diakibatkan oleh kecelakaan lalu lintas, silahkan langsung saja simak ulasan di bawah ini.

Kode Diagnosa BPJS Kecelakaan Lalu Lintas

Kode Diagnosa BPJS Kecelakaan Lalu Lintas

Kode external causes (kode diagnosa) digunakan sebagai kode primer kondisi tunggal, tabulasi penyebab kematian dan pada kondisi morbid yang dapat diklasifikasi ke bab XX. Berikut daftar kode diagnosa kecelakaan transportasi.

  • V01-V99 : Kecelakaan transportasi
    1. V01-V09 : Pejalan kaki terluka dalam kecelakaan transportasi
    2. V10-V19 : Pengendara sepeda terluka dalam kecelakaan transportasi
    3. V20-V29 : Pengendara sepeda motor terluka dalam kecelakaan lalu lintas
    4. V30-V39 : Penumpang kendara bermotor roda tiga mengalami luka dalam kecelakaan pengangkutan
    5. V40-V49 : Penumpang mobil terluka dalam kecelakaan transportasi
    6. V50-V59 : Penumpang truk atau van pick-up terluka dalam kecelakaan transportasi.
    7. V60-V69 : Penumpang kendaraan angkutan berat mengalami cedera dalam kecelakaan pengangkutan
    8. V70-V79 : Penumpang bus terluka dalam kecelakaan transportasi
    9. V80-V89 : Kecelakaan transportasi darat lainnya
    10. V90-V94 : Kecelakaan transportasi air
    11. V95-V97 : Kecelakaan transportasi udara dan ruang angkasa
    12. V98-V99 : Kecelakaan transportasi lainnya dan tidak spesifik

Nah, itulah kode diagnosa untuk cedera akibat kecelakaan lalu lintas sesuai dengan tinjauan tentang kodefikasi external causes dalam ICD 10.

Kode Tambahan Kecelakaan Transportasi

Kode Tambahan Kecelakaan Transportasi

Kode tambahan kecelakaan lalu lintas digunakan sebagai karakter keempat untuk mengidentifikasi korban kecelakaan serta penyebab kecelakaan, dimana kode tersebut digunakan untuk V01-V89 serta kode kelima yang digunakan adalah tempat kejadian kecelakaan lalu lintas serta tidak perlu disertai kode aktivitas.

  • 0 : Pengemudi terluka dalam kecelakaan bukan lalu lintas
  • 1 : Penumpang terluka dalam kecelakaan bukan lalu lintas
  • 2 : Pengemudi terluka dalam kecelakaan bukan lalu lintas tidak spesifik
  • 3 : Seseorang terluka saat menumpang atau turun
  • 4 : Pengemudi terluka dalam kecelakaan lalu lintas
  • 5 : Penumpang terluka dalam kecelakaan lalu lintas
  • 9 : Pengemudi terluka dalam kecelakaan lalu lintas tidak spesifik

Kode diagnosa tambahan ini digunakan untuk pengodean terkait penyebab terjadinya kecelakaan. Kode tambahan akan dimasukkan mengikuti kode diagnosa kecelakaan.

Manfaat Koding External Causes Kecelakaan

Manfaat Koding External Causes Kecelakaan

Kode diagnosa BPJS (koding external causes) bukan hanya sekedar kode biasa, namun ada manfaat di balik itu semua. Adapun manfaatnya yaitu :

  1. Melaporkan rekapitulasi laporan (RL4b) atau keadaan morbiditas pasien rawat jalan rumah sakit penyebab kecelakaan dalam bentuk kode.
  2. Melaporkan rekapitulasi laporan (RL 3.2) pelayanan gawat darurat.
  3. Membuat surat keterangan medis klaim asuransi kecelakaan.
  4. Sebagai penyebab kematian pada surat sertifikat kematian jika pasien kasus kecelakaan lalu lintas meninggal dunia.
  5. Indeks penyakit sebagai laporan internal rumah sakit.

Jadi pemberian kode diagnosa BPJS bukan hanya untuk mengidentifikasi segala kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas, melainkan karena memang pengodean ini diberikan untuk memberikan manfaat.

Nah, demikianlah informasi lengkap dari kodebpjs.com terkait kode diagnosa BPJS kecelakaan lalu lintas. Pemberian kode diagnosa tersebut untuk mewakili suatu diagnosis penyakit, prosedur atau tindakan.

Sekiranya cukup itu saja informasi lengkap dari kami terkait kode diagnosis BPJS kecelakaan lalu lintas. Semoga saja artikel dari kodebpjs di atas bisa menambah wawasan dan bermanfaat untuk Anda semuanya.