√ Kode ICD 10 Febris (Demam) 2021 : Penyebab, Gejala & Pengobatan

Kode ICD 10 Febris – International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems atau lebih dikenal dengan ICD mungkin sudah tidak asing bagi sebagian orang. Bahkan banyak orang menyebut kode ICD ini dengan KODE DIAGNOSA BPJS.

Jadi, untuk ICD sendiri adalah suatu sistem klasifikasi penyakit, jenis tanda-tanda, kelainan, komplain dan penyebab eksternal suatu penyakit. Dengan begitu semua masalah kesehatan yang menyerang tubuh manusia akan memiliki kode.

Yang mana dari banyaknya penyakit yang sudah Anda ketahui sendiri, ternyata penyakit tersebut akan memiliki kode ICD yang berbeda satu sama lain. Seperti misalnya KODE ICD 10 ASMA dengan KODE ICD 10 ANEMIA jelas akan berbeda.

Nah, pada kesempatan kali ini kodebpjs.com akan menyampaikan salah satu kode ICD 10 dari salah satu penyakit yang tentunya siapa saja sudah pernah mengalaminya. Di mana kode ICD 10 yang akan di bahas yaitu kode ICD 10 febris.

Kode ICD 10 Febris Demam Penyebab Gejala Pengobatan

Dengan begitu, bagi Anda yang penasaran akan kode ICD 10 dari febris. Berikut akan disampaikan secara lengkap di bawah ini. Jadi terus untuk simak pembahasan ini sampai akhir agar rasa penasaran Anda bisa terjawabkan.

Apa Itu Febris?

Apa Itu Febris

Sebelum berlanjut ke pembahasan mengenai kode ICD 10 nya, Anda terlebih dahulu harus tahu apa itu pengertian febris. Di mana febris sendiri adalah salah satu istilah di kedokteran yang dikenal juga sebagai penyakit demam dengan panas suhu tubuh bisa lebih dari 37 derajat celcius. Banyak orang awam lebih mengenal febris dengan penyakit demam.

Kode ICD 10 Febris

Kode ICD 10 Febris

Untuk kode ICD atau kode BPJS nya sendiri akan ada beberapa kode tergantung dengan kondisi fisik atau penyebabnya. Untuk lebih jelas mengenai kode ICD dari penyakit febris itu sendiri berikut akan disampaikan secara jelas pada tabel di bawah ini.

KONDISI & PENYEBAB FEBRIS (DEMAM)KODE ICD 10
Febris tanpa diketahui penyebab lainnyaR50
Febris disebabkan obatR50.2
Febris spesifik lainnyaR50.8
Febris dengan kondisi yang diklasifikasikan di bagian lainR50.81
Febris paska prosedurR50.82
Febris setelah vaksinasiR50.83
Febris akibat reaksi transfusi non-hemolitikR50.84
Febris tidak spesifikR50.9

Penyebab Febris

Penyebab Febris

Lalu apa sebenarnya penyebab febris atau demam? Terkadang banyak orang mengalami febris namun tidak tahu mengenai penyebabnya. Dan berbicara mengenai penyebab sendiri ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan seorang terkena febris/demam, seperti:

  • Beberapa jenis obat yang bisa menyebabkan gejala demam.
  • Berdiri terlalu lama, terutama di bawah panasnya sinar matahari.
  • Imunisasi. Biasanya akan demam setelah mendapat vaksin pertusis.
  • Infeksi virus dan bakteri (meningitis, disentri, cacar air infeksi saluran kemih).
  • Kanker (leukimia, kanker hati, kanker paru-paru).
  • Penyakit akibat gigitan nyamuk (demam berdarah, malaria, chikungunya).
  • Terjangkitnya penyakit arthritis dan hipertiroidisme.

Untuk faktor risiko sendiri febris bisa menyerang siapa saja seperti anak-anak, orang yang berkontak langsung dengan orang sedang sakit, mengkonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi kuman, serta orang dengan kekebalan tubuh lemah.

Gejala Febris

Gejala Febris

Sedangkan untuk gejala yang muncul pada tubuh seorang sesaat sebelum atau sesudah febris menyerang mungkin banyak dari Anda yang sudah mengetahuinya. Berikut ada beberapa gejala umum seorang terkena febris:

  • Badan terasa menggigil.
  • Batuk.
  • Dehidrasi.
  • Diare.
  • Leher terasa kaku.
  • Mual bahkan sampai muntah.
  • Muncul bercak merah pada kulit.
  • Munculnya keringat dingin.
  • Nafsu makan mulai turun.
  • Nyeri di telinga.
  • Nyeri di tenggorokan.
  • Nyeri pada otot-otot.
  • Rasa nyeri di kepala.
  • Sesak napas.
  • Terasa kelelahan.

Pengobatan Febris

Pengobatan Febris

Untuk pengobatan, biasanya setelah dilakukan pemeriksaan ke dokter, nantinya penderita febris akan di beberapa obat-obatan terutama obat penurun demam. Mungkin jika demam disebabkan oleh infeksi bakteri, maka dokter bisa saka meresepkan antibiotik.

Sedangkan jika febris/demam disebabkan oleh infeksi virus maka bisa juga menggunakan obat penghilang rasa nyeri untuk mengurangi gejalanya. Namun, jika sampai febris ringan maka tidak perlu diobati juga tidak masalah.

Selain obat yang dikonsumsi, ada beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk bisa mengobati para penderita febris atau demam. berikut beberapa pengobatan bisa dilakukan:

  • Banyak minum air untuk menghindari dehidrasi.
  • Coba untuk tempati ruangan dengan udara sejuk.
  • Istirahat cukup.
  • Lakukan kompres dengan air hangat.
  • Menggunakan pakaian tipis dan nyaman.

Pencegahan Febris

Pencegahan Febris

Lalu apa pencegahan yang bisa dilakukan untuk terhindar dari febris/demam? Dalam pencegahan febris sendiri yaitu dengan selalu menerapkan pola hidup bersih. Seperti misalnya selalu mencuci tangan, menutup mulut dan hidung dengan masker, dan juga tidak saling meminjamkan peralatan makan dan minum pribadi.

Namun, jika sudah melakukan pencegahan, ternyata febris/demam masih tetap saja menyerang dan mengganggu aktivitas maka konsultasikan ke dokter. Biasanya dokter akan memberikan penanganan secepat dan sebaik mungkin untuk membantu mencegah kondisi febris semakin parah.

Mungkin seperti itulah informasi yang dapat kodebpjs.com sampaikan untuk Anda semua mengenai kode ICD 10 atau kode BPJS dari penyakit febris. Semoga dengan adanya kode ICD 10 di atas bisa bermanfaat, terutama bagi Anda yang penasaran akan kode ICD dari febris/demam.