√ Kode ICD 10 Hipotensi 2021 : Penyebab, Gejala & Pengobatan

Kode ICD 10 Hipotensi – Kondisi kesehatan tubuh manusia memang harus di jaga setiap saat. Namun apa boleh arti, jika gangguan kesehatan akan tetap datang dan tinggal menunggu waktu saja.

Semuanya akan mengalami hal ini dan dari banyaknya gangguan tersebut. Ternyata ada kode – kodenya dan kode tersebut dinamakan ICD 10, banyak juga orang menyebutnya KODE DIAGNOSA BPJS KESEHATAN.

Yang mana kode ICD sendiri adalah sebuah sistem klasifikasi penyakit serta berbagai tanda serta gejala, kelainan, komplain serta penyebab eksternal lain dari suatu gangguan kesehatan pada tubuh manusia.

Tentu saja banyak sekali kode ICD 10 yang ada. Tidak bisa kode ICD dari penyakit yang ada bisa Anda hafal satu per satu, nah dengan begitu kodebpjs.com akan sampaikan salah satu kode ICD 10 dari penyakit yang ada.

Kode ICD 10 Hipotensi Penyebab Gejala Pengobatan

Di mana yang akan dibahas sendiri yaitu mengenai kode ICD 10 dari penyakit bernama hipotensi. Bagi Anda yang penasaran akan kode ICD hipotensi tersebut, simak terus sampai akhir.

Apa Itu Hipotensi

Apa Itu Hipotensi

Nah, bagi Anda yang belum tahu apa itu hipotensi, terlebih dahulu ketahui dahulu pengertiannya. Di mana hipotensi banyak juga disebut dengan tekanan darah rendah. Ketika darah mengalir melalui arteri, darah memberikan tekanan pada dinding arteri.

Tekanan inilah yang dinilai sebagai ukuran kekuatan aliran darah atau disebut dengan tekanan darah. Jika tekanan terbilang terlalu rendah, kondisi tersebut bisa menyebabkan aliran darah yang menuju ke otak dan organ lainnya seperti ginjal menjadi terhambat atau berkurang.

Hal itulah yang menyebabkan orang mengalami tekanan darah rendah akan mengalami gejala berupa kepala terasa ringan dan pusing. Selain itu, tubuh juga akan terasa tidak stabil, goyah, atau kehilangan kesadaran.

Mengenai ukuran tekanan darah muncul dalam dua angka, yaitu tekanan sistolik (bilangan atas) dan tekanan diastolik (bilangan bawah). Untuk tekanan darah normal adalah antara 90/60 mm/Hg dan 120/80 mm/Hg.

Sedangkan hipotensi memiliki tekanan darah di bawah 90/60 mm/Hg. Sedangkan untuk tekanan di atas 120/80 mm/Hg, maka orang tersebut mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Kode ICD 10 Hipotensi

Kode ICD 10 Hipotensi

Jika sudah tahu apa itu hipotensi, maka selanjutnya Anda hanya perlu tahu kode ICD 10 hipotensi. Mengenai kode ICD nya, hipotensi atau darah rendah memiliki kode ICD I95.

Tentu saja kode ini jelas berbeda dengan gangguan kesehatan-kesehatan lain yang terjadi dalam tubuh. Seperti misalnya kode ICD hipotensi dan HIPERTENSI jelas akan berbeda walaupun sama-sama tekanan darah.

Penyebab Hipotensi

Penyebab Hipotensi

Lalu apa saja penyebab hipotensi atau tekanan darah rendah? Mengenai penyebab hipotensi sendiri tergantung dengan kondisi dan aktivitas yang dilakukan setiap orang.

Tidak hanya itu saja, hipotensi juga akan dipengaruhi oleh banyak faktor termasuk pertambahan usia dan keturunan. Bahkan Hipotensi juga bisa disebabkan oleh kondisi serta penyakit tertentu:

  • Ketidakseimbangan hormon
  • Dehidrasi
  • Infeksi
  • Penyakit jantung
  • Kekurangan nutrisi
  • Perdarahan
  • Alergi parah
  • Konsumsi obat tertentu
  • Kehamilan

Gejala Hipotensi

Gejala Hipotensi

Sedangkan untuk gejalanya, hipotensi tidak selalu menimbulkan gejala. Hanya saja kondisi hipotensi atau darah rendah memiliki risiko menimbulkan gejala sebagai berikut:

  • Pusing
  • Lemas
  • Mual dan muntah
  • Pandangan buram
  • Konsentrasi menurun atau berkurang
  • Tubuh terasa tidak stabil
  • Pingsan atau kehilangan kesadaran
  • Sesak napas

Pengobatan Hipotensi

Pengobatan Hipotensi

Jika mengalami hipotensi dengan disertai gejala, maka lakukan tindakan pertama duduk atau berbaring. Pastikan posisi kaki lebih tinggi dari jantung dan pertahankan posisi tersebut selama beberapa saat.

Dirasa tidak mereda, maka segera dibawa ke dokter untuk mendapat penanganan. Selanjutnya dokter akan melakukan pemeriksaan seperti tes darah, elektrokardiografi (EKG), ekokardiogram, manuver valsalva, tilt table test serta uji latih jantung (stress test).

Namun nantinya pengobatan hipotensi akan ditentukan berdasarkan penyebab yang mendasari. Tujuan pengobatan yaitu untuk meningkatkan tekan darah ke tekanan yang normal. Biasanya dokter akan menyarankan perubahan pola makan dan hidup.

  • Perbanyak konsumsi makanan dengan kadar garam tinggi.
  • Perbanyak konsumsi cairan, karena cairan dapat meningkatkan volume darah dan membantu cegah dehidrasi.
  • Olahraga teratur untuk meningkatkan tekanan darah.
  • Menggunakan stoking khusus pada tungkai (stoking kompresi) guna memperlancar aliran darah.

Pencegahan Hipotensi

Pencegahan Hipotensi

Jika sudah tahi kode ICD, penyebab, gejala, dan pengobatan. Maka Anda juga perlu tahu mengenai cara pencegahan yang bisa dilakukan. Adapun pencegahan bisa dilakukan itu sendiri seperti:

  • Hindari konsumsi minuman berkafein dan batasi konsumsi alkohol.
  • Makan dalam porsi kecil namun sering, serta tidak langsung berdiri setelah makan.
  • Memposisikan kepala lebih tinggi saat tidur.
  • Berdiri perlahan dari posisi duduk atau berbaring.
  • Hindari terlalu lama berdiri atau duduk.
  • Hindari duduk bersila.
  • Tidak membungkuk atau mengubah posisi tubuh tiba-tiba.
  • Hindari mengangkat beban berat.

Kiranya seperti itu informasi dapat kodebpjs.com sampaikan mengenai kode ICD serta informasi seputar hipotensi atau tekanan darah rendah. Semoga dengan adanya informasi kode ICD di atas bisa bermanfaat dan berguna.